Cara Berhenti Merokok untuk Perokok Berat

Cara Berhenti Merokok untuk Perokok Berat - Merokok sebenarnya tidak baik untuk kesehatan, akan tetapi banyak orang menghiraukan hal itu. Bahkan di bungkus rokok terdapat warning akan bahaya merokok. Tentu bahaya itu adalah bahaya jangka panjang, sehingga perokok meremehkan dan bahkan tak percaya bahaya dari merokok. Kebanyakan yang sudah merasakan bahaya merokok adalah para perokok berat. Di usia lebih dari paruh baya akan sangat merasakan efek dari merokok. Semakin ingin berhenti merokok semakin terasa ketergantungan terhadap rokok itu sendiri. Nah, Hobisehat kali ini memposting bagaimana cara anda berhenti merokok sekalipun anda adalah perokok berat. Berikut Tips Berhenti Merokok untuk Perokok Berat :

sumber gambar : health.liputan6.com


1. Segala Sesuatu Berawal Dari Niat
Sebelum kita meniatkan diri untuk berhenti merokok, sebaiknya terlebih dahulu coba kita bertanya pada diri sendiri, apa yang sudah kita dapatkan dari merokok, tulis di atas sebuah kertas untung ruginya dari merokok tersebut, kemudian buatlah alasan yang tepat untuk berhenti merokok.

Ada banyak hal yang bisa dijadikan alasan. Entah itu karena dampak buruk dari rokok, ingin melindungi keluarga dari asap rokok, ingin menyisihkan uang rokok tersebut untuk ditabung, ingin terlihat lebih muda tanpa asap rokok dan masih banyak alasan lainnya. Namun, pilihlah alasan paling kuat yang muncul untuk bisa mengalahkan godaan merokok.

2. Jangan Anggap Remeh Usaha Kita Untuk Berhenti Merokok
Bagi sebagian orang, cara berhenti merokok terdengar mudah. Sayangnya tak semudah yang kita kira. 95 persen orang yang mencoba berhenti merokok, akhirnya malah kembali merokok. Penyebabnya adalah ketergantungan yang ditimbulkan oleh nikotin. Otak menjadi terbiasa dengan nikotin dan membutuhkannya tiap saat.

Jadi janganlah kita anggap remeh usaha kita untuk berhenti merokok, jadikan hal ini sebagai salah satu momen yang bersejarah dalam hidup kita. Pilih hari tertentu sebagai "Hari Istimewa untuk Berhenti Merokok". Misalnya, Anda dapat menetapkan tanggal berhenti 2 sampai 4 minggu dari sekarang sehingga Anda akan memiliki waktu untuk bersiap-siap.

3. Bersihkan rumah dari hal-hal yang berhubungan dengan rokok
Setelah kita mengisap batang rokok terakhir, buang bungkus rokok, korek api serta asbak. Cuci pakaian, bersihkan karpet, gorden, atau apapun yang terkena bau asap rokok. Gunakan penyegar udara untuk menyingkirkan aroma rokok. Jangan lagi sampai kita melihat atau mencium bau yang mengingatkan kita tentang rokok, karena itu dapat memicu keinginan kita untuk merokok kembali.

4. Tundalah beberapa menit keinginan untuk merokok
Jika timbul keinginan untuk merokok, kita bisa mencoba untuk menundanya beberapa saat. Sibukkan diri kita dengan suatu kegiatan selama beberapa menit, sampai keinginan untuk merokok saat itu hilang dengan sendirinya. Misalnya saja bisa dengan mencoba membereskan sesuatu, membersihkan lantai, membaca buku, merapikan pakaian, menyelesaikan pekerjaan kantor, dan lain-lain.

Atau jika Anda sedang tidak ada kesibukan, anda bisa menerapkan cara yang biasa saya lakukan, yaitu dengan memejamkan mata beberapa saat kemudian biarkan saja tertidur dengan sendirinya. Jadi hilang toch keinginan untuk merokoknya... Cara ini sangat ampuh ketika saya sedang berpuasa lhooo... hehe.

5. Sedikit demi sedikit lama-lama "STOP IT"
Kurangi jumlah rokok yang kita konsumsi sedikit demi sedikit dan bertahap. Jangan memaksakan diri untuk berhenti dengan SKS (Sistem Kebut Semalam), karena keesokan harinya keinginan merokok bisa jauh lebih besar. Hal ini malah dapat menyebabkan stress, merasa depresi hingga mudah marah. Namun apabila kita menguranginya secara rutin dan disiplin lama-kelamaan akan terbiasa.

6. Hindari hal-hal pemicu merokok lainnya
Kegiatan tertentu dapat meningkatkan keinginan kita untuk merokok. Bagi anda yang sering mengkonsumsi minuman beralkohol sebaiknya hentikan, karena itu merupakan salah satu pemicu paling umum. Atau kalau saya biasanya jika sedang minum kopi, jadi timbul keinginan untuk menikmatinya bersama rokok. Cobalah untuk menguranginya. Mungkin kita bisa beralih pada teh selama beberapa minggu. Dan bagi Anda yang terbiasa merokok setelah makan, temukan cara lain untuk menghindarinya, misalnya saja seperti mengunyah permen karet atau menyikat gigi.

7. Minta bantuan serta dukungan orang terdekat
Beritahu keluarga, teman dan rekan kerja bahwa kita sedang berusaha mencari Cara Berhenti Merokok. Bergabung dengan kelompok anti rokok atau berbicara dengan konselor juga bisa dijadikan salah satu alternatif. Dorongan mereka tentu memberikan peluang besar bagi kita untuk segera menghentikan kebiasaan buruk ini.

8. Bergaullah dengan orang-orang yang telah berhasil berhenti merokok
Diharapkan nantinya kita akan bisa mendapat tips-tips terampuh dari mereka untuk berhenti merokok.

9. Jangan pedulikan provokasi orang lain
Prinsipnya, anjing menggonggong kabilah berlalu. hehe. Jika anda termasuk perokok yang hanya buat gaya-gayan atau takut dibilang banci oleh temanmu. Yakinlah, bahwa anda itu pria sejati. Bayangkan, jika karena merokok kemudian mereka terkena impotensi di usia muda sedang kamu yang tidak merokok sampai umur di atas 70 tahun masih greeengngng.

10. Terus berusaha pantang menyerah
Gagal berhenti merupakan hal yang biasa. Banyak perokok yang harus mencoba beberapa kali sebelum akhirnya berhasil lepas dari kebiasaan buruk ini. Periksa keadaan emosi serta fisik yang membuat kita menyerah. Gunakan sebagai kesempatan untuk kembali menegaskan komitmen untuk berhenti merokok.

Itulah Cara Berhenti Merokok untuk Perokok Berat dari Hobisehat. Semoga bermanfaat. Dan selamat mempraktekkannya.

Advertisement

Share Artikel :
Terima kasih atas kunjungan anda. Anda baru saja membaca Cara Berhenti Merokok untuk Perokok Berat. HobiSehat adalah sebuah blog berisi tentang info kesehatan. Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap terbit artikel terbaru di

HobiSehat

 

Thanks To

Info

Like HobiSehat Facebook Page :D