Showing posts with label Gejala. Show all posts
Showing posts with label Gejala. Show all posts

Gejala Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Penangananya


Gejala Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Penangananya - Di Indonesia Demam Berdarah merupakan salah satu penyakit yang banyak menjangkit masyarakat. Penyakit demam berdarah dengue merupakan infeksi yang disebabkan oleh virus dengue yang mengakibatkan demam dan dapat menimbulkan pendarahan. Virus dengue disebarkan oleh nyamuk Aedes Aegipty dan Aedes Albopictus yang berkelamin betina. Biasanya nyamuk tersebut menggigit pada siang hari. Adapun macam-macam virus dengue, yaitu dengue tipe 1, dengue tipe 2, dengue tipe 3, dan dengue tipe 4.

Kenali nyamuk Aedes yang dapat menularkan virus dengue, berikut ciri-cirinya :
  • Mempunyai bintik bintik putih pada badan dan kaki.
  • Berkembang biak di air jernih seperti bak mandi, tempat minum burung dll.
  • Mampu terbang hanya sekitar 200-300 meter.
  • Menggigit pada siang hari, pagi dan sore. 
  • Ketika menggigit tidak menungging, apabila menungging berarti itu nyamuk anopheles (Penyebab malaria)
Apabila anda menemukan nyamuk yang bercirikan seperti di atas, waspadalah dan segera basmi sebelum anda dan anggota keluarga anda terkena virus dengue.

Gejala Demam Berdarah Dengue (DBD)

Gejala demam berdarah awal mirip dengan demam pada umumnya. Seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, mual dan bahkan muntah. Namun jarang untuk DBD terdapat gejala batu dan pilek.
Ada beberapa gejala DBD yang unik, yang harus anda waspadai bila anda mengalaminya :
  • Demam tinggi mendadak 2-7 hari.
  • Nyeri belakang mata
  • Ruam pada kulit
  • Muncul bintik-bintik merah kehitaman pada kulit. 
  • Mimisan
  • Muntah darah
  • BAB berdarah
Adapun masa kritis pada demam berdarah yaitu pada demam hari ke 3 sampai hari ke 7. Seolah suhu tubuh turun namun justru saat itulah masa kritis DBD. Perhatikan gejala DBD saat kritis :
  • Sakit perut hebat
  • Gusi berdarah
  • Muntah berdarah
  • Muntah terus menerus
  • Kelelahan atau gelisah
  • Nafas cepat
Saat seseorang mengalami gejala DBD parah ini, harus segera dilarikan ke UGD rumah sakit terdekat karena berpotensi menyebabkan :
1. Kebocoran plasma yang dapat mengakibatkan shock
2. Pendarahan hebat (terlihat atau tidak)
3. Dan gangguan organ

Namun, apabila anda mengalami demam bukan berarti anda harus terburu-buru berasumsi terkena DBD. Lakukan langkah-langkah pertolongan pertama DBD. Namun apabila demam tidak reda sampai 3 hari, periksakan ke dokter.
Berikut Pertolongan Pertama Demam Berdarah Dengue (DBD):
  • Minum sebanyak mungkin
  • Kompres agar panas demam turun
  • Berikan obat penurun panas
Nah, jika setelah anda melakukan pertolongan pertama tetapi dalam 3 hari demam tidak turun malah naik, segera periksakan ke dokter. Atau bahkan jika tidak bisa minum dan mengalami muntah secara terus menerus segera larikan ke rumah sakit terdekat.

Demikianlah artikel Gejala Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Penangananya. Semoga dengan artikel hobisehat, anda semakin mengenali penyakit DBD ini dan anda mengetahui gejala dan pertolongan pertama yang harus anda lakukan.

10 Jenis Penyakit Kanker yang Berbahaya

10 Jenis Penyakit Kanker yang Berbahaya - Kanker adalah momok bagi tubuh kita. Terdapat lebih dari 100 macam penyakit kanker yang dapat di identifikasi. Penyebab kanker sangat bervariasi dari radiasi, terkena virus atau terkena bahan kimia dan masih banyak lagi penyebab lainnya. Namun tanda awal kanker yaitu tumbuhnya sel abnormal. Ada beberapa kanker yang sangat berbahaya dan  sulit untuk disembuhkan, kanker apa saja itu?

Memang telah ada banyak perawatan yang berhasil saat ini dan tidak dijumpai beberapa puluh tahun yang lalu. Namun pengobatan kanker masih tetap sulit dipahami karena banyak faktor. Pertumbuhan sel kanker tetap tak terduga dan masih misterius dalam beberapa kasus. Bahkan, setelah melalui pengobatan yang tampaknya efektif, sel-sel kanker mampu bersembunyi pada beberapa pasien dan muncul kembali.


Berikut ini adalah 10 jenis penyakit kanker yang berbahaya :

1. Kanker paru-paru dan bronkial
Kanker paru-paru dan bronkial adalah kanker pembunuh nomor satu di Amerika Serikat. Merokok dan memakai produk tembakau adalah penyebab utamanya. Kanker ini paling banyak menyerang orang berusia 55-65 tahun.

Ada dua jenis utama kanker ini: kanker sel paru besar yang paling banyak ditemui, dan kanker sel paru kecil yang menyebar lebih cepat. Lebih dari 157.000 orang diperkirakan meninggal karena kanker paru-paru dan bronkial pada tahun 2010.

2. Kanker usus besar dan rektum
Kanker usus besar tumbuh di jaringan usus besar, sedangkan kanker rektum tumbuh di beberapa sentimeter di usus besar dekat anus. Kebanyakan kasus diawali dengan gumpalan kecil sel jinak atau polip dan dari waktu ke waktu tumbuh menjadi kanker.

Pemeriksaan sangat dianjurkan untuk menemukan polip sebelum berubah menjadi kanker. Kanker kolorektal diperkirakan membunuh lebih dari 51.000 orang pada tahun 2010.

3. Kanker payudara
Kanker payudara adalah kanker yang terpopuler nomor dua di Amerika Serikat setelah kanker kulit. Kanker ini juga dapat menyerang pria. Terdapat hampir 2.000 kasus kanker payudara pada pria antara tahun 2003 hingga 2008.

Sel kanker biasanya terbentuk di dalam saluran yang mengalirkan susu ke puting susu atau kelenjar yang memproduksi susu. Hampir 40.000 orang diperkirakan meninggal akibat kanker payudara pada tahun 2010.

4. Kanker pankreas
Kanker pankreas muncul di jaringan pankreas yang membantu pencernaan dan mengatur metabolisme. Deteksi dan penanganan sejak dini sulit dilakukan karena seringkali bersifat diam-diam dan cepat menyebar. Kanker pankreas diperkirakan merenggut 37.000 jiwa pada tahun 2010.

5. Kanker prostat
Kanker ini merupakan penyebab utama kematian karena kanker nomor dua pada pria setelah kanker paru-paru dan bronkial. Kanker prostat biasanya mulai tumbuh perlahan-lahan di kelenjar prostat, kelenjar yang menghasilkan cairan mani untuk mengangkut sperma.

Beberapa jenis kanker ini masih terbatas pada kelenjar prostat, dan lebih mudah diobati. Tetapi jenis lainnya lebih agresif dan menyebar lebih cepat. Kanker prostat diperkirakan membunuh sekitar 32.000 orang pada tahun 2010.

6. Leukemia
Ada banyak jenis leukemia atau kanker darah dan semuanya menyerang jaringan tubuh yang membentuk darah seperti sumsum tulang dan sistem limfatik. Kanker darah mengakibatkan kelebihan produksi sel darah putih yang abnormal.

Jenis leukemia diklasifikasikan berdasarkan seberapa cepat penyebarannya dan sel-sel apa saja yang dipengaruhi. Jenis leukemia akut myelogenous adalah yang paling ganas dan membunuh 41.714 orang pada tahun 2003 hingga 2007. Hampir 22.000 orang diperkirakan akan meninggal karena leukemia pada tahun 2010.

7. Limfoma non-Hodgkin
Kanker ini menyerang limfosit, sejenis sel darah putih dan ditandai oleh kelenjar getah bening yang membengkak, demam dan mengalami penurunan berat badan.

Ada beberapa jenis limfoma non-Hodgkin dan dikategorikan berdasar kecepatan tumbuhnya dan jenis limfosit yang terkena. Limfoma non-Hodgkin lebih mematikan daripada limfoma Hodgkin dan diperkirakan telah membunuh lebih dari 20.000 orang pada tahun 2010.

8. Kanker hati dan saluran empedu intrahepatik
Kanker hati adalah salah satu bentuk kanker yang paling umum di seluruh dunia, tetapi jarang ditemui di Amerika Serikat.

Kanker ini erat kaitannya dengan kanker saluran empedu intrahepatik yang menyerang saluran yang membawa empedu dari hati ke usus kecil. Hampir 19.000 orang Amerika diperkirakan mati karena kaner hati dan saluran empedu intrahepatik pada tahun 2010.

9. Kanker ovarium
Kanker ovarium adalah penyebab kematian akibat kanker nomor empat pada wanita antara tahun 2003 hingga 2007. Usia rata-rata perempuan yang didiagnosis mengidap kanker ini adalah 63 tahun. Kanker ini lebih mudah diobati tapi lebih sulit dideteksi pada tahap awal.

Gejala-gejalanya meliputi ketidaknyamanan perut, desakan untuk buang air kecil dan nyeri panggul. Hampir 14.000 perempuan diperkirakan mati akibat kanker ovarium pada tahun 2010.

10. Kanker esophageal
Kanker ini dimulai dalam sel-sel yang melapisi esofagus, yaitu tabung yang membawa makanan dari tenggorokan ke perut, dan biasanya terjadi di bagian bawah kerongkongan.

Itulah 10 jenis penyakit kanker yang berbahaya yang wajib anda waspadai. Jaga pola hidup sehat dan pilih makanan yang sehat. Semoga artikel kesehatan di atas bermanfaat dan terima kasih atas kunjungan anda. Salam sehat!

Gejala dan Penyebab Radang Selaput Otak

Gejala dan Penyebab Radang Selaput Otak - Disebut juga penyakit Meningitis. Untuk sebagian orang terdengar asing. Namun, penyakit ini berbahaya jika tidak ditangani. Oleh karena sobat hobisehat mari mengenal apa itu Radang Selaput Otak atau Meningitis itu beserta gejala dan penyebabnya, check this out :




Sebelum membahas gejala dan penyebab radang selaput otak, mari kita lihat apa definisi dari radang selaput otak itu sendiri :

Radang Selaput Otak / Meningitis adalah :
Meningitis adalah peradangan pada selaput yang menutupi otak dan sumsum tulang belakang. Hal ini dapat disebabkan oleh infeksi termasuk virus dan bakteri. Jenis meningitis dan penyebabnya hanya dapat ditentukan oleh dokter menggunakan hasil uji laboratorium.

Jenis - Jenis Radang Selaput Otak / Meningitis :

  • Viral Meningitis (juga disebut meningitis aseptik) adalah jenis yang paling umum dari meningitis dan meningitis bakteri. Mayoritas kasus meningitis aseptik yang disebabkan virus yang disebut enterovirus yang dapat menginfeksi lambung dan usus kecil. Sebagian kasus yang disebabkan oleh virus yang berbeda, yang dapat ditularkan oleh nyamuk yang terinfeksi, ini disebut arbovirus.
  • Bakteri Meningitis. Seringkali lebih parah daripada meningitis aseptik, terutama pada bayi dan orang tua. Sebelum antibiotik secara luas digunakan, 70 persen atau lebih dari kasus meningitis bakteri yang mematikan, dengan pengobatan antibiotik, tingkat kematian telah menurun menjadi 15 persen atau kurang. Bakteri meningitis paling sering terjadi pada musim dingin dan musim semi. Tiga bakteri menyebabkan sebagian besar kasus: Haemophilus influenzae, Neisseria meningitidis atau Streptococcus pneumoniae.


    1. Haemophilus meningitis yang paling sering disebabkan oleh Haemophilus influenzae tipe b, juga dikenal sebagai Hib. Sebelum vaksin banyak digunakan, Hib adalah penyebab paling sering dari meningitis bakteri pada anak-anak usia 5 tahun dan lebih muda.
    2. Meningitis meningokokus, disebabkan oleh Neisseria meningitidis, terutama penyakit anak-anak muda. Pada beberapa orang, bakteri dapat menyebabkan infeksi darah yang parah disebut meningococcemia.
    3. Meningitis pneumokokus, yang disebabkan oleh Streptococcus pneumoniae (pneumococci), umumnya menyerang bayi, orang tua dan orang dengan kondisi medis yang kronis tertentu.
Setelah tahu apa itu Radang Selaput Otak / Meningitis.

Gejala Radang Selaput Otak / Meningitis
  • Gejala Ringan
    1. Sakit kepala 
    2. Demam ringan dan kelelahan yang berlangsung dua sampai tiga hari - pada beberapa pasien. 
    3. Penurunan nafsu makan 
    4. Kepekaan terhadap cahaya terang k
    5. Kebingungan dan kantuk
  • Gejala lebih parah yang biasanya terjadi secara tiba-tiba pada pasien
    1.  Leher demam 
    2. Mual dan muntah 
    3. Sakit kepala dan kaku 
Berikutnya adalah Cara mencegah Radang Selaput Otak / Meningitis
    1. Meningkatkan Kebersihan. Transmisi meningitis virus dan bakteri dapat dicegah dengan meningkatkan tingkat kebersihan antara orang-orang dengan risiko infeksi dan di antara mereka yang mungkin menyebarkan penyakit. Yang paling penting adalah teknik mencuci tangan yang tepat. Basahi tangan dengan sabun dan air hangat. Gosok tangan selama 10 sampai 20 detik, pastikan Anda membersihkan di bawah kuku. Bilas dengan air hangat yang mengalir. Keringkan tangan dengan Tisu atau handuk.
    2. Harus menutup hidung dan mulut saat bersin atau batuk.
    3. Hindari berbagi sedotan, cangkir, gelas, botol air yang digunakan selama olahraga atau rekreasi, peralatan makan, rokok, dll
    4. Memerlukan cuci tangan yang tepat untuk menghilangkan kontaminasi tinja setelah buang air besar, mengganti popok dan sebagainya.
    5. Gunakan antibiotik saat bersama orang-orang dekat anda yang terjangkit virus. Hal ini adalah pencegahan terhadap bagaimana mudahnya virus radang selaput otak menyebar. 
Itulah artikel tentang Gejala dan Penyebab Radang Selaput Otak semoga bermanfaat bagi anda. Dan membuat anda lebih mengenali dan mengantisipasi Radang Selaput Otak atau Meningitis.



Ciri-ciri Kanker Payudara Stadium Awal

Ciri-ciri kanker payudara stadium awal - Setiap wanita pasti was-was ketika membaca artikel ini. Sebab kanker payudara merupakan kanker yang berbahaya bagi wanita. Saat anda mengetahui anda terkena kanker ini, anda harus melakukan pengobatan sedini mungkin untuk menghindari pertumbuhan kanker yang sangat berbahaya ini. Hobisehat memposting ciri ciri kanker payudara stadium awal untk memudahkan anda mendeteksi penyakit ini, berikut ciri ciri nya :

Sumber gambar : ferisjunianto.com

Ciri-ciri kanker payudara stadium awal :
  • Bentuk puting berubah ( bisa masuk kedalam, atau terasa sakit terus-menerus), mengeluarkan cairan / darah
  • Payudara terasa panas, memerah dan bengkak
  • Ada luka dipayudara yang sulit sembuh
  • Benjolan yang keras itu tidak bergerak ( terfiksasi ). dan biasanya pada awal-awalnya tidak terasa
  • Terasa sakit / nyeri ( bisa juga ini bukan sakit karena kanker, tapi tetap harus diwaspadai )
  • Terasa sangat gatal didaerah sekitar puting
  • Ada perubahan pada kulit payudara diantaranya berkerut, iritasi, seperti kulit jeruk
  • adanya benjolan-benjolan kecil
  • Ada benjolan yang keras di payudara
  • Apabila benjolan itu kanker, awalnya biasanya hanya pada 1 payudara
Itulah beberapa ciri-ciri kanker payudara stadium awal. Semoga bermanfaat untuk anda.

Kenali Gejala Umum Penyakit Jantung


Kenali Gejala Umum Penyakit Jantung - Penyakit jantung adalah penyakit yang paling mematikan diseluruh dunia. Bagaimana tidak. bagi pengidap penyakit jantung bisa saja sewaktu-waktu terserang bahkan meninggal seketika. Jangan remehkan segala gejala penyakit yang muncul didalam diri anda. Agar anda dapat mengantisipasi saat keadaan darurat, anda harus mengetahui gejala umum penyakit jantung, berikut ini adalah beberapa gejala umum penyakit jantung :

1. Nyeri. Jika otot tidak mendapatkan cukup darah (suatu keadaan yang disebut iskemi), maka oksigen yang tidak memadai dan hasil metabolisme yang berlebihan menyebabkan kram atau kejang. Angina merupakan perasaan sesak di dada atau perasaan dada diremas-remas, yang timbul jika otot jantung tidak mendapatkan darah yang cukup. Jenis dan beratnya nyeri atau ketidaknyamanan ini bervariasi pada setiap orang. Beberapa orang yang mengalami kekurangan aliran darah bisa tidak merasakan nyeri sama sekali (suatu keadaan yang disebut silent ischemia).

2. Sesak napas merupakan gejala yang biasa ditemukan pada gagal jantung. Sesak merupakan akibat dari masuknya cairan ke dalam rongga udara di paru-paru (kongesti pulmoner atau edema pulmoner).

3. Kelelahan atau kepenatan. Jika jantung tidak efektif memompa, maka aliran darah ke otot selama melakukan aktivitas akan berkurang, menyebabkan penderita merasa lemah dan lelah. Gejala ini seringkali bersifat ringan. Untuk mengatasinya, penderita biasanya mengurangi aktivitasnya secara bertahap atau mengira gejala ini sebagai bagian dari penuaan.

4. Palpitasi (jantung berdebar-debar)

5. Pusing & pingsan. Penurunan aliran darah karena denyut atau irama jantung yang abnormal atau karena kemampuan memompa yang buruk, bisa menyebabkan pusing dan pingsan

Demikian beberapa gejala penyakit jantung. Waspadalah dan ketika anda merasakan salah satu atau lebih dari gejala di atas, jangan tunda lagi untuk menghubungi dokter atau ke rumah sakit. Tingkatkan antisipasi anda dan mulailah hidup sehat.